Pura Kahyangan Jagat

Sesuai arti harafiahnya, Pura Kahyangan Jagat adalah pura yang universal. Seluruh umat ciptaan Tuhan sejagat boleh bersembahyang ke sana. Pura Kahyangan Jagat tersebar di seluruh dunia. Di Bali karena berkaitan dengan sejarah yang berusia panjang, pura Kahyangan Jagat digolong-golongkan dengan beberapa kerangka (konsepsi).

  • kerangka Rwa Bineda,
  • kerangka Catur Loka Pala,
  • kerangka Sad Winayaka dan
  • kerangka Padma Bhuwana.

Semoga sebanyak mungkin pura Kahyangan dapat dicatat di babadbali.com, baik yang tercakup dalam kerangka-kerangka mau pun yang tidak.

Umumnya, yang kita sebut dengan jagat, sesuai dengan pengertian leluhur kita adalah Bali. Padahal kini kebanyakan dari kita berpandangan jagat adalah dunia, bahkan ada yang langsung berasumsi bahwa jagat adalah kawasan semesta, lengkap dengan seluruh konstelasi bintang, nebula, komet sampai lubang hitam.

Marilah kita mulai berpikir lebih luas. Bayangkan bahwa Kahyangan Jagat dalam Hindu nanti akan mencakup pura Mandara Giri Semeru Agung di Senduro, Pura Luhur Poten di Bromo, Pura Jagatkerta Gunung Salak di Tamansari, juga Pura Payogan Agung Kutai di Kalimantan, bahkan pura agung Santi Buana di Belgia.

Mungkin tidak lama lagi kita akan punya pura Kahyangan Jagat di tiap benua, bahkan tiap negara, bahkan mungkin di antartika sekali pun. Sebenarnya leluhur kita juga sudah berpikir ke arah sana, karena itu Beliau tidak menamai konsep mereka dengan Kahyangan Bali atau Kahyangan Jawa atau lainnya. Kita inilah yang harus terus mengembangkan diri baik dari sisi sekala mau pun niskala.

Secara klasik, berdasarkan sejarah, pura Kahyangan Jagat dibagi menjadi empat jenis yaitu Pura Kahyangan Jagat yang didirikan berdasarkan konsepsi Rwa Bhineda, Catur Loka Pala, Sad Winayaka dan Padma Bhuwana. Ada beberapa pura yang tergolong berfungsi rangkap, baik sebagai pura Rwa Bhineda, pura Catur Loka Pala maupun sebagai pura Sad Winayaka dan juga sebagai pura Padma Bhuwana. Pura Besakih dan Pura Batur di Kintamani adalah pura yang tergolong pura Rwa Bhineda. Pura Catur Loka Pala adalah Pura Lempuyang Luhur di arah timur Bali, Pura Luhur Batukaru arah barat, Pura Andakasa arah selatan dan Pura Puncak Mangu arah utara.

Pura yang didirikan berdasarkan konsepsi Sad Winayaka ini umumnya disebut Pura Sad Kahyangan. Tidak kurang dari sembilan lontar menyatakan adanya Pura Sad Kahyangan. Namun setiap lontar menyatakan pura yang berbeda-beda. Hal ini disebabkan karena saat Bali menjadi sembilan kerajaan. Tiap-tiap kerajaan memiliki Sad Kahyangan masing-masing. Ada yang sama dan ada juga yang tidak sama.

Pura Sad Kahyangan yang dinyatakan dalam Lontar Kusuma Dewa itu adalah Sad Kahyangan saat Bali masih satu kerajaan. Pura Luhur Uluwatu adalah salah satu pura yang dinyatakan sebagai Pura Sad Kahyangan dalam Lontar Kusuma Dewa dan juga beberapa lontar lainnya. Pura Luhur Uluwatu itu juga dinyatakan sebagai pura Padma Bhuwana yang berada di arah barat daya Pulau Bali.


Daftar Pura Kahyangan Jagat

Pura Kahyangan Rwa Bineda

Pura Kahyangan Catur Loka Pala

Pura Kahyangan Sad Winayaka atau Pura Sad Kahyangan

Pura Kahyangan Padma Bhuwana

Pura Dang Kahyangan

Pura Kahyangan Jagat Menurut Lokasi

Badung

Bangli

Buleleng

Denpasar

Gianyar

Jembrana

Karangasem

Klungkung

Tabanan

Luar Bali

Luar Negeri

  • Pura Santi Bhuwana Belgia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *