Pura Gelap

Letak Pura Dari jalan setapak di sebelah timur Pura Penataran Agung ke utara (jalannya agak menanjak kira-kira 5 menit perjalanan), terdapat Pura Gelap di ketinggian. Pengelingsir Pura   Piodalan / Pujawali / Patoyan Piodalan di Pura Gelap jatuh pada hari Soma Keliwon Wariga dan Aci Pengenteg Jagat pada setiap hari Purnama sasih Karo. Deskripsi Pelinggih pokok berupa Meru tumpang 3 di sana distanakan Hyang Iswara, di samping sebuah Padma, Palinggih

Pura Dukuh Sakti Catur Lawa Pura Besakih

Sakti ngarania ikang sarwa jnyana Sakti ngarania ikang sarwa jnyana lawan sarwakarta (Wrehaspati Tattwa.14) Maksudnya: Sakti namanya adalah yang banyak ilmu pengetahuan (sarwa jnyaya) dan banyak melakukan karya berdasarkan ilmu tersebut (sarwa karta). Menurut Pustaka Purana Besakih, bahwa Pura Dukuh Sakti di sebelah utara Pura Penataran Agung Besakih tergolong Pura Catur Lawa. Pura Catur Lawa lainnya adalah Pura Pasek, Pura Pande, dan Pura Penyarikan. Di samping ada Pura Catur Lawa

Pura Dalem Puri

Letak Pura Pura ini terletak di kawasan Pura Besakih, yaitu jauh di selatan Pura Penataran Agung Pura Besakih. Deskripsi Di pura ini distanakan Bhatari Durga. Dahulu pura ini disebut Pura Dalem Kedewatan. Umat Hindu seusai mengadakan Upakara Pitra Yadnya, yaitu ngaben dan Memukur atau Ngeroras biasanya ke pura ini untuk mendak dan Nuntun Sang Pitara untuk distanakan di Sanggah atau Pemerajan masing-masing. Di sebelah Pura Dalem Puri terdapat suatu tanah

Peta Wilayah Pura Besakih

Sekilas tentang Pura Besakih Inilah asal mulanya ada Besakih, sebelum ada apa-apa hanya terdapat kayu-kayuan serta hutan belantara di tempat itu, demikian pula sebelum ada Segara Rupek (Selat Bali). Pulau Bali dan pulau Jawa dahulu masih menjadi satu dan belum dipisahkan oleh laut. Pulau itu panjang dan bernama Pulau Dawa. Di Jawa Timur yaitu di Gunung Rawang (sekarang dikenal dengan nama Gunung Raung) ada seorang Yogi atau pertapa yang bernama

Pura Batu Madeg

Letak Pura Kalau dari Pura Penataran Agung Besakih, Pura Batu Madeg dapat dicapai dengan berjalan kaki ke utara disebelah Barat Suci dan kemudian membelok sedikit ke Barat. Deskripsi Pura ini cukup luas di mana di dalamnya banyak terdapat palinggih-palinggih dan meru. Palinggih pokok adalah stana Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Hyang Wisnu berupa meru tumpang 11. Palinggih-palinggih di Pura Batu Madeg antara lain: Bebaturan tempat memuja Bhatara Gajah Waktera.

Pura Basukihan

Letak Pura Di kaki Pura Penataran Agung Besakih yaitu di sebelah kanan kalau kita akan menaiki tangga Pura Penataran Agung, terdapat sebuah pura yang pelinggih induknya berupa meru tumpang pitu (tingkat tujuh). Piodalan / Pujawali / Petoyan Hari Piodalannya jatuh pada hari Buda Wage Kelawu atau Budha Cemeng Kelawu. Sejarah Pura Pura ini bernama Pura Basukihan di tempat mana menurut perkiraan para sulinggih, Danghyang Markandeya menanam Pedagingan Pancadatu (lima jenis

Pura Banua Kawan

Letak Pura Pura Banua Kawan terletak di kawasan Pura Besakih, yaitu di sebelah timur jalan raya yaitu di timur parkir kendaraan menghadap ke selatan. Piodalan / Pujawali / Petoyan Sukra Umanis Kelawu Sejarah Pura Dahulunya di sebelah timur pura ini agak ke selatan terdapat sebuah lumbung padi untuk tempat menyimpan sebagian dari padi hasil sawah druwe Pura Besakih. Sekarang lumbung ini sudah tidak ada dan akan diusahakan untuk dibangun kembali. Dengan